Apalagi bagi SMKN 2 yang sudah ditetapkan untuk menjalankan program SMK Pusat Keunggulan sejak tahun 2021, kerjasama dengan Dunia Kerja yang sering disebut dengan Link and (Super) Match 8 + i ini wajib dilaksanakan.
Pihak sekolah berharap dengan MoU tersebut, dapat membantu alumni yang ingin bekerja dan membantu Dunia Kerja. "Harapannya melalui kerjasama yang tertuang dalam MoU ini dengan Dunia Kerja, alumni SMKN 2 Ponorogo yang langsung ingin bekerja mampu memenuhi harapan Dunia Kerja untuk mendapatkan karyawan yg memiliki kompetensi mumpuni dan berattitude baik," kata Farida Hanim Handayani, S.Pd., M.Pd., Kepala SMKN 2 Ponorogo.
MoU SMK N 2 Ponorogo dengan Dunia Kerja dilaksanakan berdasarkan Program Keahlian (Progli). Enam progli yang ada sudah menjalin kerjasama dengan sekitar 150 Dunia Kerja. Yang istimewa, kerjasama SMKN 2 Ponorogo dengan Dunia Kerja tidak hanya dengan yang di Ponorogo, namun juga dengan Dunia Kerja yang ada di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Surakarta, Jogjakarta, dan Semarang.
Peran Waka Humas sangat penting disini, karena Waka Humas harus mampu menjalankan peran untuk menjembatani kerjasama antara sekolah dengan Dunia Kerja. Kerjasama yang dimaksud itu meliputi program SMK PK, yaitu 8 + i. Kerjasama yang dibangun SMKN 2 Ponorogo selama ini sudah meliputi 8 program tersebut.
"Program itu yaitu pertama sinkronisasi kurikulum, untuk memberi penguatan soft skill, hard skill, dan karakter. Kedua magang guru di Dunia Kerja, minimal 25 hari. Ketiga magang siswa di Dunia Kerja minimal 6 bulan. Keempat melakukan Riset Terapan untuk mendukung Teaching Factory di setiap Program Keahlian. Kelima melaksanakan pembelajaran berbasis Project Based Learning (PJBL) untuk memberikan soft skill, hard skill, dan karakter yang kuat," terang Farida.
"Keenam mengundang Guru Tamu dari Dunia Kerja minimal 50 Jam per semester per Program Keahlian. Ketujuh melakukan uji Sertifikasi Dunia Kerja bagi Siswa dan Guru. Dan kedelapan adanya komitmen serapan dari Dunia Kerja untuk Alumni SMKN 2 Ponorogo," imbuhnya.
Lebih lanjut, ada yang spesial lagi yaitu pemberian bantuan atau donatur dari Dunia Kerja untuk sekolah, bisa berupa beasiswa bagi siswa, bantuan peralatan, maupun bahan. "Untuk itu komunikasi dengan Dunia Kerja terus kami bangun untuk mereka bersedia menggolkan program tersebut, yaitu memberikan donatur berupa beasiswa, bantuan peralatan, bantuan bahan, dan yang lainnya," pungkas Kepala SMKN 2 Ponorogo. (Red)

0 Komentar