Kang Bupati optimis peluang kontingen Ponorogo untuk meraih prestasi. Hal ini karena Ponorogo telah menjadi gudangnya pesilat yang bermental juara. Ke depan, Kang Bupati berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas pesilat Ponorogo.
"Juara sudah membudaya bagi para pesilat kita. Oleh karena itu saya titip martabat Ponorogo pada para pesilat. Harus menang, jangan pulang kalau tidak juara. Semua mendukung dan mendoakan agar dimudahkan dan diperlancar meraih kemenangan yang gemilang," ujarnya.
Kontingen yang berangkat ini adalah hasil seleksi antar perguruan silat. Seleksi menghasilkan 15 atlet yang diharapkan dapat membanggakan Ponorogo. Kelima belas atlit itu akan berlaga di Gedung Olahraga Soekarno Hatta, Blitar pada 18 sampai 24 Februari 2023 mendatang.
Mereka terdiri dari 10 atlit laki - laki dan 5 atlit perempuan, didampingi oleh 6 official. Para atlet yang bertanding mempunyai rentang usia antara 17 hingga 33 tahun.
"Bertandinglah dengan sportivitas, saya dan pengurus IPSI selalu memberikan dukungan. Pulang harus semangat sebagai jawara dan punya prestasi dalam bidang pencak silat. Selamat bertanding, semoga semua dapat meraih apa yang menjadi harapan," kata Ali Mufti. (Red)


0 Komentar