GemaSuara, Ponorogo - Perkembangan sektor UMKM menjadi salah satu fokus Pemkab Ponorogo. Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita mengatakan bahwa pemkab pasti akan hadir untuk membantu dan mendampingi pelaku UMKM.
Salah satu upayanya yakni melakukan pelatihan - pelatihan. Hal ini penting mengingat produk UMKN harus bersaing secara mutu dan kualitas dengan produk - produk lainnya.
"Kami dan Dinas Perdagkum telah berkomitmen untuk memajukan UMKM. Salah satunya melalui pelatihan. Kami dapati pelaku UMKM ini sering patah semangatnya di jalan. Kami berikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk, misal dari rasa dan kemasannya," kata Wakil Bupati saat menghadiri Bazar UMKM di Expotorium UMPO, Kamis (09/02/2023).
Lanjut Bunda Rita, sapaan akrabnya, para pelaku UMKM tidak perlu pusing memikirkan perijinan dan legalitas. Pemkab telah mempermudah dan siap membantu mereka untuk mengurus perijinan.
"Bahkan kami juga menggandeng Kantor Kemenag, sehingga untuk sertifikat halal juga dapat diurus dan mudah informasinya," terangnya.
![]() |
| Produk UMKM yang dibuat oleh Suliono dari Talun, Ngebel, Ponorogo |
Dukungan ini memang diperlukan agar pelaku UMKM bisa survive dan bersaing. Suliono, salah satu pelaku UMKM di Ponorogo mengatakan, kehadiran pemkab dapat berperan besar dalam suksesnya UMKM. Suliono berharap ada fasilitas dan dukungan yang berkelanjutan sehingga produk - produk UMKM tidak hanya jago kandang.
"Kami berharap ada pelatihan, gelar pameran, dan tempat / wadah untuk produk UMKM. Pemasaran seringkali menjadi hambatan besar bagi pelaku UMKM. Pameran dan wadah produk ini bisa jadi solusinya. Selain itu, dengan dibantu mengiklankan produk, baik secara online maupun offline," ungkapnya, Minggu (12/02/2023).
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Happy Susanto mengaku senang dengan adanya Bazar UMKM di kampusnya. Mahasiswa mempunyai potensi besar untuk membantu UMKM, terutama di bidang pemasaran.
"Bazar masuk kampus, sebetulnya telah ada beberapa kegiatan kampus di mana kita menggandeng UMKM. Untuk pemasaran, sekarang bisa melalui online atau digital. Di sinilah saya rasa mahasiswa Ilmu Komunikasi maupun Ekonomi bisa lanjut membantu UMKM. Ini bisa kita tindak lanjuti bersama," ujarnya. (Red)



0 Komentar