GemaSuara, Ponorogo - Ratusan pendukung, baik relawan maupun dari tokoh dan anggota partai politik mengantar Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mendaftar di DPC Partai Demokrat Ponorogo, Senin (13/05/2024).
Kekompakan mereka menjadi pertanda baik dari upaya Sugiri Sancoko merangkul semua pihak untuk bergotong royong membangun Ponorogo.
Upaya merangkul ini bukan jargon pilkada pilkada belaka. Kang Giri memang selalu menggaungkan kebersamaan dan gotong royong dalam pembangunan Kota Reog.
"Saya yakin semua ingin Ponorogo yang maju. Dengan kekompakan dan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Ponorogo yang lebih baik, sejahtera, aman, dan damai," katanya.
Kekompakan bisa dilihat dari pucuk pimpinan, dalam hal ini Sugiri Sancoko sebagai bupati dan Lisdyarita sebagai wakil bupati. Selama menjabat, mereka rukun dan punya visi yang sama dalam membangun Ponorogo. Oleh karena itu, mereka kini komitmen untuk maju bersama lagi.
"Saya bersama Bunda Rita mendaftar Partai Demokrat dan kami ingin menang bersama. Jalinan kebersamaan yang kuat dapat meminimalisir polarisasi masyarakat," katanya.
Kekompakan mereka ini tidak luput dari pantauan Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo, Miseri Effendi. Selain itu, dia juga terkesan dengan solidnya dukungan pada mereka berdua.
"Pasangan ini chemistry-nya luar biasa. Mereka daftar diantar oleh tokoh - tokoh yang kompak. Kebersamaan, kesolidan, dan kekompakan ini menjadi modal yang bagus," jelasnya.
Miseri juga menjelaskan bahwa Sugiri Sancoko hanya menjabat 3,5 tahun. Di tengah himpitan waktu dan dana yang terserap covid-19, pembangunan Ponorogo mulai nampak.
"Waktu menjabat sudah berkurang, lalu ada refocusing anggaran akibat pandemi covid. Pemerintahan Sugiri efektif hanya 2 tahunan, tapi pembangunan mulai terasa," jelas Miseri Effendi.
Terkait pendaftaran itu, dia akan segera melaporkan ke DPD dan DPP Partai Demokrat. Jika ada perintah dari DPP untuk menutup pendaftaran, maka pihaknya siap menutup sebelum 25 Mei 2024. (Red)

0 Komentar