GemaSuara, Ponorogo - Pemkab Ponorogo melakukan teken MoU MoU Green Energy As A Service (GEAS) dengan PLN Icon Plus SBU Regional Jatim di Rumdin Pringgitan Ponorogo, Selasa (16/07/2024).
Ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Ponorogo untuk menggunakan energi terbarukan (renewable energy) dan energi bersih (green energy).
MoU itu memberikan payung hukum bagi Pemkab untuk menjalankan peralihan ke energi terbarukan dan bersih. Program - program peralihan telah disiapkan, misalnya program listrik masuk sawah.
"Kita perluas cakupan listrik masuk sawah agar para petani beralih dari sumur pompa berbahan bakar fosil ke pompa listrik. Lalu kita terapkan peralihan di kantor dan kendaraan instansi - instansi pemerintah," ujar Kang Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo.
Dukungan dan dedikasi Bupati sangat penting. Buktinya pengembangan serta pemanfaatan energi terbarukan melalui Layanan PLN Green Energy as a Service (GEAS) - Renewable Energy Certificate (REC) mendapat piagam Penghargaan dari PLN UP3 Ponorogo.
Sementara itu, Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jatim, Rory Aditya mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung Pemkab Ponorogo, salah satu bentuknya dengan mensuplai PLTS Atap (Tenaga Matahari).
"Kami suplai dengan PLTS Atap dan ini bisa dioperasikan secara paralel dengan listrik PLN. Jadi Pemkab Ponorogo selain menggunakan energi bersih juga menghemat pemakaian energi," katanya.
PLN Icon Plus juga akan menyuplai kendaraan listrik beserta infrastrukturnya misalnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Jangkauan pelayanan PLN Icon Plus juga cukup luas.
"Potensi dari peralihan ini bisa sampai 30%. Tapi yang terpenting adalah kesadaran pemerintah untuk beralih ke energi terbarukan dan energi bersih," jelas Rory.
Di kesempatan yang sama, Pemkab Ponorogo meneken MoU Penyediaan Dan Pengembangan Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Green Energy Services di Kabupaten Ponorogo dengan PT Indonesia Comnets Plus. (Red)

0 Komentar