Facebook

header ads

Sinergitas Polres Ponorogo Bersama TNI Dan BPBD, Dirikan Dapur Umum Untuk Warga Terdampak Banjir

GemaSuara, Ponorogo – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo telah menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan pada Minggu (15/12/2024) malam.

Wilayah terdampak paling parah mencakup Kecamatan Mlarak, Siman, Jetis, Somoroto, Kota Ponorogo, dan Sooko.  

Bencana ini memicu aksi cepat tanggap dari Polri, dalam hal ini Polres Ponorogo Polda Jatim beserta jajarannya. Bersama TNI dan instansi terkait, Polres langsung turun ke lapangan untuk membantu warga terdampak.

Mereka mendirikan posko evakuasi dan dapur umum demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.  

Kapolsek Mlarak, AKP Rosyid Efendi mengungkapkan bahwa banjir di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, merendam pemukiman warga di Dukuh Jabung II dan Jabung III dengan ketinggian air mencapai 30 cm. 

Akses jalan utama Jabung-Jetis juga tergenang air hingga 50 cm. Sehingga arus lalu lintas dialihkan melalui Desa Ngabar, Kecamatan Siman.  

“Posko dan dapur umum didirikan di rumah Kepala Desa Jabung yakni Budi Ratno. Ini untuk memudahkan koordinasi dan distribusi bantuan," jelas AKP Rosyid, Selasa (17/12/2024).

Banjir tersebut berdampak pada lebih dari 1.500 jiwa yang tersebar di 10 RT di Dukuh Jabung II dan Jabung III. 

Bencana ini juga membawa duka mendalam dengan dua korban meninggal dunia, yakni Imam Suhada (53), pengasuh panti asuhan di RT 02/03 Jabung II, dan Achir Bagus Dwi Ardhianto (12), warga RT 01/03 Jabung II, akibat terseret arus banjir. 

Setelah dilakukan visum oleh Polsek Mlarak, Inafis Polres Ponorogo, dan Puskesmas Mlarak, dinyatakan tidak ada tanda kekerasan pada kedua korban. 

"Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," kata AKP Rosyid.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Anton menyampaikan bahwa upaya evakuasi dan bantuan terus dilakukan. 

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu warga terdampak dan memastikan keselamatan mereka,” ujar Kapolres AKBP Anton.

Hingga kini, petugas terus memantau situasi dan berupaya menanggulangi dampak banjir agar warga dapat segera kembali ke aktivitas normal. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar