Facebook

header ads

Kodim 0802/Ponorogo Ajak Generasi Muda Cerdas Matematika Dengan Metode Gasing

GemaSuara, Ponorogo
Sampai dengan saat ini tidak sedikit para siswa siswi yang menganggap bahwa belajar materi matematika dan sains itu merupakan hal susah dan jenuh bahkan membosankan, Kamis (09/01/2025).

Untuk mengikis stigma tersebut maka Kodim 0802/Ponorogo melalui para prajurit yang sudah dibentuk menjadi kader tenaga pendidik memberikan pembelajaran kepada para siswa siswi yang ada di Kabupaten Ponorogo khususnya tingkat SD berupa Pembelajaran Matematika Dasar Metode Gasing. 

Lima tenaga didik Kodim 0802/Ponorogo dengan tertua Kapten Cpl Agus Suprapto memberikan materi pembelajaran matematikan dasar metode Gasing kepada para siswa siswi di SDN 2 Somoroto Jl.Bantarangin, Desa Somoroto, Kecamatan Kauman,  Kabupaten Ponorogo.

Apa itu Pembelajaran Matematika Dasar Metode Gasing ? Inilah penjelasan Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono yang juga turut memantau jalannya kegiatan.

"Kami sudah siapkan para tenaga didik yang memang sudah dikaderisasi untuk menjadi pengajar terkait metode Gasing ini kepada para siswa SD yang ada di wilayah Kabupaten Ponorogo," ujarnya.

"Gasing itu sendiri kepanjangan dari gampang, asik dan menyenangkan. Adalah suatu metode pembelajaran matematika yang dirancang atau digagas khusus mengajarkan materi matematika kepada siswa SD yang dikembangkan oleh Profesor Yohanes Suryo," tambahnya.

Dijelaskan juga bahwa dalam pembelajaran materi matematika dengan menggunakan metode Gasing tersebut para siswa diajak bermain serta berekplorasi menggunakan alat peraga sehingga selalu terbayang dengan konsep yang disampaikan oleh pemberi materi. 

"Ciri khas dari metode Gasing yaitu para siswa bisa menghitung di luar kepala dengan sangat cepat karena anak anak jauh lebih mengerti dan dapat mengaplikasikan semua konsep yang diajarkan," ungkap Letkol Inf Dwi Soerjono.

Sementara Andriyanto selaku Kepala Sekolah SDN 2 Somoroto berterima kasih dan mengapresiasi Kodim 0802/Ponorogo yang telah memberikan ilmu kepada anak didiknya.

"Matematika ini dimanapun menjadi momok atau pelajaran yang sulit dan bahkan matematika itu sendiri dianggap pembelajaran yang sangat membosankan," katanya.

“Tetapi kali ini TNI memberikan terobosan baru yaitu tentang model atau metode Gasing yaitu metode pembelajaran yang gampang, asyik dan menyenangkan. Yang intinya dengan pembelajaran ini tentunya memotivasi anak anak semua khususnya di SDN 2 Sumoroto agar bisa menjadikan tolak ukur bagi sistem pembelajaran yang memang sangat gampang, asyik dan menyenangkan," tambahnya.

Andriyanto juga berharap bahwa ilmu yang memang sangat bermanfaat tersebut hendaknya terus bisa dikembangkan bukan hanya di SDN 2 Sumoroto saja melainkan diterapkan secara menyeluruh kepada siswa SD sehingga pelajaran matematika akhirnya menjadi salah satu pelajaran yang memang sangat gampang, asyik serta menyenangkan. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar