Namun tak hanya itu, SMPN 1 Ponorogo ternyata merupakan sekolah para pemimpin. Alumninya telah sukses dan tersebar di seantero negeri, bahkan ada yang di luar negeri. Tentunya menjadi seorang pemimpin tidak cukup hanya pintar, tapi harus mempunyai karakter yang hebat.
Hal tersebut yang selalu dijaga oleh Kepala SMPN 1 Ponorogo Imam Mujahid. Pembentukan karakter peserta didik adalah salah satu hal yang menjadi fokus sekolah. Apalagi secara basic, anak - anak yang bersekolah di SMPN 1 Ponorogo adalah yang mempunyai kecerdasan di atas rata - rata.
"Yang masuk di sekolah ini biasanya memang sudah pintar. Kita bentuk karakternya, dengan harapan mereka dapat meneruskan jejak pendahulunya menjadi seorang pemimpin. Pelajar kami bimbing untuk pintar dalam imtek, dan juga imtaq atau iman dan taqwa," kata Imam Mujahid.
Mengingat statusnya tersebut, ada rasa kewajiban untuk memfasilitasi kebutuhan pelajar yang haus kompetisi yang berkualitas. Oleh karena itu, SMPN 1 Ponorogo menggelar ZAPO Competition Tahun 2023, Selasa (31/01/2023). Kompetisi pelajar tingkat SD/MI itu termasuk rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT sekolah.
"Dengan mengikuti kompetisi, diharapkan timbul rasa kompetitif dan sportif pada peserta didik. Kompetisi akan membantu dan mengoptimalkan kompetensi peserta didik di bidang akademik maupun non akademik. Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Ponorogo dan semua pihak yang telah membantu mensukseskan kompetisi ini, termasuk para guru," ungkap Kepala SMPN 1 Ponorogo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Nurhadi Hanuri menjelaskan, melahirkan generasi yang hebat memang memerlukan perjuangan. Peserta didik perlu diberikan kesempatan untuk tampil dan mengaktualisasi diri. Dirinya memberi apresiasi pada SMPN 1 Ponorogo, yang telah turut mendorong terciptanya hal tersebut.
"Kegiatan positif seperti kompetisi ini memang harus mengisi waktu anak - anak didik kita. SMPN 1 Ponorogo harus mampu menginspirasi dan menjadi sekolah percontohan bagi lembaga pendidikan yg lain, sehingga semua bisa ikut bergerak maju. Sekolah ini berandil besar dalam mendukung anak didik untuk mampu dan mau mengaktualisasikan dan berkompetisi," tegas Kadindik Ponorogo.
Kompetisi diikuti oleh sekitar 350 peserta dari wilayah se-eks Bakorwil Madiun. Sesuai dengan tema kompetisi yaitu "Show Your Intellegence and be Superior Generation with Zapo Competition 2023", pelajar didorong untuk menunjukan kecerdasannya dan menjadi generasi unggulan. Mereka diharapkan menjadi generasi seperti alumni - alumninya yang telah sukses, misal menjadi Dirjen Kementerian. (Red)





0 Komentar