Facebook

header ads

Kang Bupati Ponorogo Sambut Kunjungan Diaspora Jawa

GemaSuara, Ponorogo - Kedatangan rombongan diaspora Jawa diterima secara langsung oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di Pendopo Agung Kabupaten, Kamis (15/06/2023). Rombongan disambut dengan sajian kuliner dan kesenian seperti jaranan dan Reog.

Diaspora Jawa adalah kumpulan atau kelompok keturunan etnis Jawa yang berimigrasi dari wilayah asal mereka di Jawa (Indonesia) dan bermukim di beberapa belahan dunia. Ponorogo menjadi kota keempat yang dikunjungi para diaspora Jawa dalam rangka Diaspora Jawa Road Trip (Javanese Diaspora Event), setelah Magelang, Jogjakarta, dan Solo.

Total sebanyak 250 warga diaspora Jawa datang ke Ponorogo. Mereka berasal dari Afrika Selatan, Australia, Belanda, Malaysia, Singapura, Kaledonia Baru, Amerika Serikat, dan Suriname.

Duta Besar Suriname untuk Indonesia, Erick Rahmat Moertabat mengaku gembira bisa berkunjung ke Ponorogo. Dirinya merasa Ponorogo terkesan indah serta ramah. Hal ini membuat dia bangga menjadi keturunan orang Jawa.

"Sambutan yang luar bisa, saya bangga menjadi orang Jawa. Warganya ramah, seni budayanya indah, dan kulinernya nikmat. Selain mengobati rasa rindu pada Jawa, dengan kita bertemu ini maka kita akan kenal, lalu bisa saling memahami, kemudian saling percaya dan bisa kerja sama," katanya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjelaskan, kunjungan diaspora Jawa adalah kesempatan emas untuk mengenalkan keindahan seni budaya dan kuliner Ponorogo. Selain itu Bupati berharap mereka dapat mengenal dan merasakan budaya leluhur mereka.

"Nanti mereka akan mengunjungi beberapa tempat, antara lain Pondok Gontor, Tegalsari, dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo," jelasnya.

Bupati Ponorogo memberikan plakat serta dadak merak Reog kepada perwakilan Kedubes Suriname. Para diaspora Jawa juga disuguhi karawitan dan fragmen cerita Raminten Edan yang dimainkan salah satunya oleh Lusi Brahman, sinden asli Ponorogo. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar