Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang undangan tersebut merupakan upaya untuk memasarkan produk unggulan Desa Banaran berupa Kopi dan Kripik Bothe juga sekaligus memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2023.
Dandim saat memberi sambutan sangat mengpresiasi digelarnya kegiatan tersebut karena benar - benar bisa memberikan dampak yang sangat positif baik itu bagi perkembangan dan kemajuan Banaran maupun kesejahteraan warganya.
"Mengembangkan produk unggulan Kopi dan Kripik Bothe adalah terobosan yang bagus sekali karena kedepannya dapat menambah atau meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya Desa Banaran," katanya.
"Kodim 0802/Ponorogo juga sangat mendukung terselenggaranya reboisasi dan launching Kopi Banaran, karena disamping meningkatkan kesejahteraan warga, juga sebagai salah satu upaya dalam melestarikan lingkungan agar terus asri, hijau, dan aman dari bencana seperti tanah longsor," imbuhnya.
Usai Launching Kopi Banaran, kegiatan dilanjutkan santunan paket Gizi Yatim Mandiri kepada Anak Anak Yatim Piatu korban tanah longsor Banaran pada tahun 2017 silam.
Hadir dalam acara Reboisasi dan Launching Kopi Banaran antara lain Dandim 0802/Ponorogo; Kapolsek Pulung, AKP Mujiono; Anggota DPRD Ponorogo, Ribut; Kades Banaran, Sarnu beserta perangkat; Direktur Yayasan Yatim Mandiri Jawa Timur, Miftaqul Rohman; perwakilan Paguyuban Yatim Mandiri Ponorogo, Supriyanto; dan perwakilan masyarakat Desa Banaran serta Relawan / Undangan. (Red)

0 Komentar