Facebook

header ads

Optimalkan Kinerja Guru, PGRI Cabsus Ponorogo Gelar Silaturahmi Dan Workshop

GemaSuara, Ponorogo - PGRI Cabang Khusus (Cabsus) SMA SMK PKPLK Kabupaten Ponorogo menggelar acara Silaturahmi dan Workshop Optimalisasi Kinerja Guru Melalui PMM (Platform Merdeka Mengajar). Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 1 Ponorogo, Minggu (26/05/2024). 

Dengan kegiatan itu, diharapkan silaturahmi antar guru terjaga dan kompetensi guru meningkat sehingga kinerjanya optimal. Acara dihadiri antara lain oleh Ketua PGRI Ponorogo beserta pengurus harian, Plh Kacabdindik Ponorogo - Magetan, Forkopimcam Siman, dan para guru anggota PGRI Cabsus SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Ponorogo.

Ketua PGRI Cabsus SMA/SMK PKPLK Ponorogo, Dasar Daminto, M.Pd. mengatakan, kegiatan silaturahmi penting sekali dilakukan dengan makna saling sambung menyambung tali persaudaraan dan bisa saling memaafkan satu dengan yang lain.

"Dalam momen silaturahmi ini, kita adakan pengajian oleh Bapak Sujarwo. Untuk workshopnya, diisi narasumber asli dari Ponorogo namun berkelas nasional yaitu Bapak Septa Krisdiyanto. Terimakasih dan selamat mengikuti pengajian dan workshop," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Ponorogo, H. Prayitno yang diwakili oleh Wakil Ketua 1 PGRI Ponorogo, Ruskamto berharap PGRI akan terus bersatu dan solid dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan. Apresiasi juga diberikan kepada PGRI Cabsus SMA SMK PKPLK Kabupaten Ponorogo.

"PGRI tetap jaya dan tetap luar biasa serta menjadi induk organisasi pendidikan yang solid. PGRI tersebar luas, ada di 534 kabupaten/kota se-Indonesia. Untuk cabsus di Jawa Timur, hanya ada di Ponorogo. Ini luar biasa, terima kasih atas kerja keras, cerdas, dan ikhlas. Terima kasih kepada Pak Dasar Daminto," ujarnya.

Sementara itu, Plh Kacabdin Pendidikan Wilayah Magetan-Ponorogo, Indiyah Nurhayati, M.Pd. menjelaskan, Platform Merdeka Mengajar (PMM) dibuat untuk menunjang implementasi Kurikulum Merdeka. PMM dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka.

"Apapun kebijakan Pemerintah harus di laksanakan dengan baik. Sekarang ini banyak masalah muncul tidak hanya dari pelajaran namun dari medsos, melalui Kurikulum Merdeka kita bisa mengatasinya. Tekankan pendidikan karakter, baru kompetensi, dan yang ketiga adalah skill," jelasnya. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar